Senin, 25 Juli 2016

BEKAS TAMBANG SEMEN “TUGULASI”



Rasa ingin tahu dan penasaran, itulah awal perjalanan ku ke sebuah tempat bekas tamabang semen yang berada di desa mrisi kecamatan tanggungharjo  kabupaten grobogan. Di tempat itu masih ada aktifitas penambangan oleh masyarakat sekitar.
Aku ingin ke tempat itu ketika ada yang tanya tentang tempat itu, kemudian aku mencari tahu di internet tentang daerah itu dan akhirnya ketemu tempat itu yang biasa disebut “TUGULASI” tempat bekas tambang PT. Semen Grobogan. Dalam pencarian informasi aku cari di blog-blog dan google map untuk lihat lokasi.
Hasil dari pencarian di google map aku print, tapi hasil printnya hitam putih sehingga gak terlalu jelas. Hasil print itu tetap akan aku gunakan sebagai penunjuk jalan, karena hp ku tidak dilengkapi google map atau GPS untuk menunjukkan jalan.
Berangkat bermodal kan gambar peta yang gak jelas dan rasa ingin tahu sebelum mengajak teman-teman banyak. Aku berangkat siang hari bersama temanku bernama muflik  dan bersamaan baru hujan, tapi dengan modal nekat kami tetap melanjutkan perjalanan dari desa Medini kecamatan Gajah kabupaten Demak menuju kabupaten Grobogan.
Kami berangkat sekitar jam 1 siang menuju ke grobogan dengan meilhat peta dan sesekali berhenti untuk berdebat masalah jalan yang ada di peta yang tidak jelas. Bermodal keyakinan kami tetap melanjutkan perjalanan sampai kami kesasar dan salah jalur yang tidak terdapat pada peta. Sehingga aku berkali-kali tanya jalan pada masyarakat sekitar, tapi tidak apa, karena ada pepatah mengatakan “Malu bertanya, sesat di jalan”. Walaupun harus bertanya-tanya, tapi alhamdulillah sampai desa mrisi setelah menempuh perjalanan sekitar 1 jam 15 menit.
Sampai di desa mrisi aku bertanya lagi dan di arahkan jalannya. Aku mengikuti jalan yang diarahkan tadi dan jalannya juga sama yang aku lihat di internet. Jalan untuk sampai ketambang lumanyan menantang karena jalan yang menanjak, terjal dan sampingnya lereng apalagi aku menggunakan montor, sehingga menjadi menegangkan.
Sampai di lokasi aku memakirkan montor, saat memakirkan melihat sekitar rasanya biasa saja, tapi setelah memakirkan kami berjalan melihat sekitar dan apa yang kulihat sangat indah. Di tugulasi saya kemudian berkeliling dan tidak lupa mendokumentasikan apa yang ada di sana. Bekas tambang semen ini dulunya milik sebuah perusahaan, tapi sekarang sudah di kelola masyarakat sekitar. Tmapat ini cukup luas setelah kami berkeliling dengan berjalan kaki di tempat itu. Berjalan kaki terasa lelah sekali, tapi kami tetap berjalan karena terpesona dengan pemandangan yang disuguhkan di depan mata.
Menikmati alam itu sangatlah menyenangkan hati.kami berkeliling berfoto dan masuk ke goa dan terdapat banyak kelelawar. Kami di tulgulasi merasa senang dan tidak tersa sudah jam 5, sehingga kami memutuskan untuk pulang.
Perjalanan pulang tetap melewati jalur pertama tadi tanpa melihat peta lagi. Perjalan pulang mulai jam 17.03 turun ke desa dan melewati jalan dengan mencari mushola untuk sholat ashar, setelah dapat mushola kami langsung sholat dan istirahat sebentar. Dari mushola kami melanjutkan perjalanan dan kami juga mampir makan kemudian melanjutkan lagi sampai waktu manggrib masih di jalan, sehingga kami memutuskan solat dulu di mushola yang ada di SPBU dan istirahat lagi. Merasa istirahat sudah cukup kami melanjutkan perjalanan tanpa berhenti dan akhirnya aku sampai rumah teman ku yang aku ajak setelah perjalan sekitar 1 jam, kemudian aku langsung pulang ke rumahku sendiri untuk istirahat.
Itu pengalaman perjalanan ku yang bermodalkan seadanya, rasa ingin tahu, penasaran dan nekat. :D

TTD

CAH PRAPATAN GANDEK

Tidak ada komentar:

Posting Komentar