Rasa ingin tahu dan penasaran, itulah awal
perjalanan ku ke sebuah tempat bekas tamabang semen yang berada di desa mrisi
kecamatan tanggungharjo kabupaten
grobogan. Di tempat itu masih ada aktifitas penambangan oleh masyarakat
sekitar.
Aku ingin ke tempat itu ketika ada yang tanya
tentang tempat itu, kemudian aku mencari tahu di internet tentang daerah itu
dan akhirnya ketemu tempat itu yang biasa disebut “TUGULASI” tempat bekas
tambang PT. Semen Grobogan. Dalam pencarian informasi aku cari di blog-blog dan
google map untuk lihat lokasi.
Hasil dari pencarian di google map aku print,
tapi hasil printnya hitam putih sehingga gak terlalu jelas. Hasil print itu
tetap akan aku gunakan sebagai penunjuk jalan, karena hp ku tidak dilengkapi
google map atau GPS untuk menunjukkan jalan.
Berangkat bermodal kan gambar peta yang gak
jelas dan rasa ingin tahu sebelum mengajak teman-teman banyak. Aku berangkat
siang hari bersama temanku bernama muflik
dan bersamaan baru hujan, tapi dengan modal nekat kami tetap melanjutkan
perjalanan dari desa Medini kecamatan Gajah kabupaten Demak menuju kabupaten
Grobogan.
Kami berangkat sekitar jam 1 siang menuju ke
grobogan dengan meilhat peta dan sesekali berhenti untuk berdebat masalah jalan
yang ada di peta yang tidak jelas. Bermodal keyakinan kami tetap melanjutkan
perjalanan sampai kami kesasar dan salah jalur yang tidak terdapat pada peta.
Sehingga aku berkali-kali tanya jalan pada masyarakat sekitar, tapi tidak apa,
karena ada pepatah mengatakan “Malu bertanya, sesat di jalan”. Walaupun harus
bertanya-tanya, tapi alhamdulillah sampai desa mrisi setelah menempuh
perjalanan sekitar 1 jam 15 menit.
Sampai di desa mrisi aku bertanya lagi dan di
arahkan jalannya. Aku mengikuti jalan yang diarahkan tadi dan jalannya juga
sama yang aku lihat di internet. Jalan untuk sampai ketambang lumanyan
menantang karena jalan yang menanjak, terjal dan sampingnya lereng apalagi aku
menggunakan montor, sehingga menjadi menegangkan.
Sampai di lokasi aku memakirkan montor, saat
memakirkan melihat sekitar rasanya biasa saja, tapi setelah memakirkan kami
berjalan melihat sekitar dan apa yang kulihat sangat indah. Di tugulasi saya
kemudian berkeliling dan tidak lupa mendokumentasikan apa yang ada di sana.
Bekas tambang semen ini dulunya milik sebuah perusahaan, tapi sekarang sudah di
kelola masyarakat sekitar. Tmapat ini cukup luas setelah kami berkeliling
dengan berjalan kaki di tempat itu. Berjalan kaki terasa lelah sekali, tapi
kami tetap berjalan karena terpesona dengan pemandangan yang disuguhkan di
depan mata.
Menikmati alam itu sangatlah menyenangkan
hati.kami berkeliling berfoto dan masuk ke goa dan terdapat banyak kelelawar.
Kami di tulgulasi merasa senang dan tidak tersa sudah jam 5, sehingga kami
memutuskan untuk pulang.
Perjalanan pulang tetap melewati jalur pertama
tadi tanpa melihat peta lagi. Perjalan pulang mulai jam 17.03 turun ke desa dan
melewati jalan dengan mencari mushola untuk sholat ashar, setelah dapat mushola
kami langsung sholat dan istirahat sebentar. Dari mushola kami melanjutkan
perjalanan dan kami juga mampir makan kemudian melanjutkan lagi sampai waktu
manggrib masih di jalan, sehingga kami memutuskan solat dulu di mushola yang ada
di SPBU dan istirahat lagi. Merasa istirahat sudah cukup kami melanjutkan
perjalanan tanpa berhenti dan akhirnya aku sampai rumah teman ku yang aku ajak
setelah perjalan sekitar 1 jam, kemudian aku langsung pulang ke rumahku sendiri
untuk istirahat.
Itu pengalaman perjalanan ku yang bermodalkan
seadanya, rasa ingin tahu, penasaran dan nekat. :D
TTD
CAH PRAPATAN GANDEK
Tidak ada komentar:
Posting Komentar